Sabtu, 30 Mei 2009

Ada Apa....

0 komentar
Engkau termenung tak bersuara,entah apa yang engkau pikirkan. Tak satupun kata terucap dari bibirmu. Tiada yang tahu kenapa engkau termenung dan membisu,hanya engkau yang tahu dan Sang pencipta. Mengapa engkau tak mengatakan apa yang tengah terjadi dengan dirimu.Apakah aku pernah berbuat salah dengan dirimu,atau pernahmenyakiti hatimu yang selembut sutera. Apakah aku melakukan sebuah kesalahan yang tak mungkin aku perbaiki. Semua itu hanya engkau yang tahu, aku hanya bisa menunggu jawaban dari bibirmu yang masih membisu. Maafkan aku yang tak mampu mengerti dirimu yang selalu inggin dimengerti, dan ingin selalu di sayangi. Entah bagaimana aku bisa mengungkapkan bahwa aku khawatir dengan dirimu yang selalu diam termenung. Katakanlah apapun yang membuat dirimu bersedih. Mungkin saat ini dirimu belum bisa mengatakannya, tetapi aku akan menunggu sampai kamu mau untuk mengungkapkan kegundahan hati yang sedang engkau rasakan. Semua ini memang berat untuk dirimu akan tetapi mengertilah bhawa kau akan ada untuk mengurang kegundahan hatimu. Mungkin aku bukan orang yang selalu mengerti dirimu namun aku akan selalu mencoba untuk selalu berada di dekatmu. Aku ingin selalu menjadi seseorang yang selalu engkau sayang.
Bicara lah kepadaku walaupun itu berat untuk mengatakannya. Seberat apapun itu aku akan mencoba untuk meringankanya. Memang tidak akan mudah, tapi percaya lah semua itu akan ada jalannya. Apapun itu bicaralah karena aku tak akan mengerti apabila dirimu tak bicara. Semua itu akan terasa lebih mudah jika kamu mau mengatakan apa yang sedang kamu rasakan. Tapi semua itu terserah kepada kamu. Karena semua itu yang merasakannya adalah dirimu bukan aku atau orang lain. Yang perlu kamu tahu adalah aaku akan menunggumu untuk menceritakan tentang segala hal yang sedang kamu rasakan dalam hati kamu. Aku akan coba untuk lebih mengerti dirimu.

Minggu, 24 Mei 2009

Ada Lagi

0 komentar
Ketika rasa itu sudah mulai pudar dan sedikit demi sedikit usang oleh waktu.Disaat itu rasa itu ulai menghantui dalm sanubari ini lagi. Rasa sayang,cinta,dan juga kangen itu muncul kembali.Entah apa yang membuat itu kembali.Apakah orang itu telah menyayangi hati yang memberikan rasa sayang kepada hatinya.Atau memang rasa ini tidak pernah bisa hilang dalam diri ini.Akan tetapi rasa itu memang tidak pernah menghilang dalm hati ini. Entah mengapa, dan diri ini juga tidak tahu mengapa semua itu masih ada dalam hati ini. Setiap dia muncul di hadapan diri ini hanya senyum yang terbayang di wajahnya,dan tak sedikit pun rasa sedih ini muncul.Walaupun tak bisa di ungkapkan namun rasa ini masih dan akan ada untuk dirinya. Semua itu tidak ada yang tahu kecuali hati ini, Diri ini yang mulai bertanya kepada hatinya apakah memang tidak ada yang bisa menggantikan dia di hati ini,atau memang dia yang terpilih untuk mengisi hati yang terlalu lama kosong.
Hatinya itu hanya ada didalam dirinya dan hanya dia yang tahu apakah semua rasa yang dirasakan oleh hati ini memang benar adanya,dan hanya hatinya yang tahu apakah hatinya membutuhkan hati ini. Hanya akan ada rasa yang selalu mencoba untuk membuatnya hatinya bahagia.Ada lagi perasaan yang membuat hati ini semakin menyayanginya.Akan tetapi akan ada jalan untuk menyatukan kedua hati yang saling bahagia bila kedua hati itu berdekatan,dan hanya kedua hati itu yang tahu cara menyatukan mereka. Karena bukan diri mereka yang mengerti tetapi hati mereka yang tahu akan hal itu. Hati yang selalu merasakan butuh hati yang lain yang selalu bisa menyayanginya dengan tulus. Dalam hal ini hati yang merupakan penentu dalam menemukan seseorang yang memang pantas untuk mendampingi hati yang lain. Tidak akan ada yang tahu kecuali hatinya yang berkata memang dia yang pantas untuk membuat hatinya bahagia dan merasakan ketentraman di dalm hatinya. Dirinya mungkin bisa berbohong namun hatinya tidak akan bisa berbohong bahwa hatinya membutuhkan hati ini untuk selalu menemaninya dalam situasi apapun.
 

i don't know why Copyright © 2008 Black Brown Pop Template by Ipiet's Blogger Template